Ruru suka sekali bermain bersama Ayah dan kedua adiknya. Kejar-kejaran adalah permainan favoritnya! akhir-akhir ini Ayah butuh waktu lebih lama saat mencari makan. Kejar-kejaran tanpa Ayah rasanya tidak seru. Ruru jadi bosan dan rindu bermain bersama Ayah. Kira-kira, apa yang akan Ruru lakukan? Bisakah, ia kembali bermain dengan Ayah seperti sebelumnya?
Cita-cita adalah sebuah impian yang ingin dicapai atau dilaksanakan. Penting bagi anak untuk memilliki cita-cita karena dengan memiliki cita-cita anak akan mengetahui gambaran hidup masa depan yang akan dijalankan.
Ana merasa heran. Ia sering merasa mengantuk saat mengikuti pelajaran di kelas. Akibatnya, prestasinya menjadi menurun. Saudara kembarnya, Ani sebaliknya ia selalu bersemangat berangkat ke sekolah. Energi Ani seperti tidak pernah habis. Pulang sekolah pun ia tetap ceria. Ana ingin seperti Ani. Apakah rahasia Ani hingga ia selalu ceria dan bersemangat? Yuk, temukan rahasia itu di buku ini.
Akulah si penjaga sawah. Aku senang melihat petani bekerja. Aku juga senang melihat padi-padi tumbuh. Hei, ada hewan pengganggu! Maukah kamu membantuku mengusir mereka?
Suatu hari, Silmi melihat Ayah tampak murung. Kata Bunda, Ayah sedih karena sajadah merah kesayangannya hilang. Silmi pun mencari sajadah itu. Seekor kancil mengatakan bahwa ia dapat membantu. Silmi mengikuti kancil hingga ke puncak bukit. Syuuut! Silmi terpeleset, lalu jatuh. Berhasilkah Silmi menemukan sajadah itu? Yuk, ikuti petualangan Silmi dan kancil untuk mencari sajadah Ayah dalam buku …
Saat Bian selesai salat Magrib di masjid, Bian melihat bulan mengikutinya. Apakah benar, bulan selalu mengikuti Bian? Apa yang terjadi ya, sehingga Bian melihat bulan selalu mengikutinya. Yuk, ikuti serunya kisah keingitahuan Bian akan kebesaran Allah dalam bidang sains.