Text
Makamkan Ibu di Samping Ayah
"Barangkali yang paling sulit bukan memaafkan, tetapi menerima bahwa kita tidak pernah tahu seluruh kebenaran".
Di antara dua nisan, tersimpan luka yang tak pernah benar-benar selesai. Saat kenangan tentang ayah yang dibenci mulai kembali dihidupkan, kebenaran lama perlahan runtuh. Kini, hanya ada dua pilihan: terus mewarisi luka, atau berani memahaminya.
Tidak tersedia versi lain